Sangatta, 30 Juni 2026 – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta menggelar Yudisium ke-16 pada Selasa (30/6/2026) di Gedung PKK Kabupaten Kutai Timur. Sebanyak 145 mahasiswa dari Jurusan Tarbiyah dan Jurusan Syariah resmi mengikuti prosesi yudisium sebagai penanda telah selesainya seluruh rangkaian akademik pada jenjang Strata Satu (S1).
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Ketua Yayasan PTAI Sangatta Kutai Timur, unsur pimpinan STAI Sangatta, ketua jurusan, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta yudisium.
Dalam sambutannya, Ketua STAI Sangatta, Dr. Satriah, M.Pd., mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan perjalanan akademik hingga mencapai tahap yudisium.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari perjuangan panjang yang telah dilalui mahasiswa, mulai dari mengikuti perkuliahan, Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Kuliah Kerja Nyata (KKN), seminar proposal, ujian komprehensif, bimbingan skripsi, hingga ujian munaqasah.
“Hari ini menjadi momen yang sangat istimewa sekaligus bersejarah bagi Saudara sekalian. Atas nama pimpinan dan seluruh sivitas akademika STAI Sangatta, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 145 peserta Yudisium ke-16. Semoga gelar sarjana yang diraih menjadi awal pengabdian kepada agama, bangsa, dan masyarakat,” ujar Dr. Satriah.
Ia menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari proses belajar. Justru, momentum ini menjadi titik awal bagi para lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Pendidikan tidak berhenti setelah memperoleh gelar sarjana. Islam mengajarkan bahwa menuntut ilmu berlangsung sejak lahir hingga akhir hayat. Karena itu, manfaatkan peluang yang ada untuk melanjutkan pendidikan, termasuk program bantuan pendidikan yang telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” pesannya.
Satriah juga mengajak seluruh lulusan agar senantiasa menjaga nama baik almamater, mempererat silaturahmi dengan sivitas akademika STAI Sangatta, serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dengan penuh keikhlasan dan akhlak mulia. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas kerja sama dan dedikasi sehingga pelaksanaan Yudisium ke-16 dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.

Sementara itu, Ketua YPTAIS, Drs. Mustajib Daroini M., M.Pd., mengingatkan bahwa hakikat ilmu bukan sekadar menghasilkan gelar akademik, tetapi harus membawa keberkahan dan meningkatkan kualitas keimanan. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan tidak hanya menjadi sarjana yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, ketakwaan, dan semangat untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Prosesi Yudisium ke-16 menjadi momentum penting bagi 145 calon sarjana STAI Sangatta sebelum mengikuti wisuda. Diharapkan seluruh lulusan mampu menjadi insan akademik yang profesional, berintegritas, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjaga nama baik almamater di mana pun mereka berkarya.

Selain prosesi pengukuhan yudisium, acara juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada lulusan terbaik dari masing-masing program studi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang telah diraih selama menempuh pendidikan di STAI Sangatta. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh jajaran Ketua masing-masing Prodi di hadapan seluruh peserta yudisium sebagai motivasi agar para lulusan senantiasa mempertahankan semangat berprestasi, mengembangkan kompetensi, serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan agama.






