STAI Sangatta Gelar Seminar Proposal Skripsi bagi 146 Mahasiswa

SANGATTA – Sebanyak 146 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta mengikuti Seminar Proposal Skripsi yang dilaksanakan pada Sabtu, 31 November 2026, bertempat di Kampus STAI Sangatta, dengan lokasi kegiatan tersebar di Gedung Syariah dan Gedung Tarbiyah.

Kegiatan ini diikuti mahasiswa semester VII dan beberapa mahasiswa dari semester di atasnya yang berasal dari dua jurusan, yakni Jurusan Tarbiyah dan Jurusan Syariah. Dari Jurusan Tarbiyah, peserta terdiri atas 38 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), 26 mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan 24 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Sementara itu, dari Jurusan Syariah, peserta terdiri atas 36 mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah (ES) dan 22 mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga (HK).

Seminar Proposal Skripsi merupakan salah satu tahapan akademik yang wajib dilalui mahasiswa sebelum melaksanakan penelitian skripsi. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji kelayakan rencana penelitian mahasiswa, baik dari aspek substansi keilmuan, metodologi, landasan teori, maupun relevansi permasalahan yang diangkat dalam penelitian.

Melalui seminar ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempresentasikan rancangan penelitian sekaligus mempertanggungjawabkan gagasan akademik yang telah disusun. Dosen pembimbing dan penguji turut memberikan kritik, saran, serta masukan konstruktif sebagai bahan penyempurnaan proposal agar penelitian yang akan dilaksanakan memiliki arah, dasar teori, metode, dan kontribusi ilmiah yang jelas.

Selain menguji kelayakan proposal, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam mengomunikasikan gagasan ilmiah, mempertahankan argumentasi, serta menjawab pertanyaan secara sistematis dan akademis. Hasil seminar diharapkan dapat menjadi dasar bagi mahasiswa untuk melanjutkan penelitian dengan persiapan yang lebih matang.

Ketua Panitia, Achmad Fahruddin, M.S.I., menyampaikan harapannya agar mahasiswa yang telah mengikuti Seminar Proposal tidak hanya memperoleh persetujuan untuk melanjutkan penelitian, tetapi juga memiliki kesiapan akademik, mental, dan tanggung jawab ilmiah dalam menyelesaikan skripsi.

Menurutnya, Seminar Proposal bukanlah garis akhir dari perjuangan akademik mahasiswa, melainkan garis awal untuk membuktikan kemampuan berpikir ilmiah, kejujuran intelektual, dan tanggung jawab dalam menghasilkan sebuah karya penelitian.

Melalui kegiatan ini, STAI Sangatta berharap seluruh mahasiswa dapat menindaklanjuti hasil seminar dengan melakukan perbaikan proposal sesuai arahan dosen pembimbing dan penguji, kemudian melaksanakan penelitian secara sungguh-sungguh hingga menyelesaikan tugas akhir sebagai salah satu syarat memperoleh gelar sarjana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *