Dua Doktor STAI Sangatta Kutai Timur Jadi Juri Lomba Pidato di Early Years Darsa Islamic Festival (EYDIF) SMPIT Daarussalaam

Sangatta – Dua dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta Kutai Timur, yaitu Dr. Ramdanil Mubarok, M.M. dan Dr. Khusnul Wardan, M.Pd., mendapat kehormatan menjadi juri dalam ajang Lomba Pidato Antar SD Negeri/Swasta pada kegiatan Early Years Darsa Islamic Festival (EYDIF) yang diselenggarakan oleh SMPIT Daarussalaam Sangatta.

Kegiatan yang berlangsung pada Jum’at, 23 Januari 2026 ini mengusung tema “Meneguhkan Nilai Islami sebagai Landasan Prestasi Generasi Muda”. Festival tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H, yang bertujuan menumbuhkan semangat berprestasi dan nilai-nilai keislaman pada peserta didik tingkat sekolah dasar (SD/MI).

Acara dimulai pukul 07.00 hingga 15.00 WITA di lingkungan SMPIT Daarussalaam. Sejumlah kategori lomba digelar, antara lain MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an), MHQ (Musabaqah Hifzhil Qur’an), Lomba Adzan, dan Lomba Pidato yang diikuti oleh para siswa SD/MI se-Kutai Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ramdanil Mubarok, M.M. menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para peserta lomba pidato yang tampil dengan penuh percaya diri dan penghayatan.
“Melalui lomba pidato seperti ini, kita dapat melihat bahwa nilai-nilai Islam dapat tumbuh dalam diri generasi muda melalui kemampuan berbicara, berpikir kritis, dan menyampaikan pesan kebaikan dengan adab yang santun,” ujarnya.

Senada dengan itu, Dr. Khusnul Wardan, M.Pd. menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang pembinaan karakter islami sejak dini.
“Anak-anak yang belajar berbicara tentang nilai-nilai Islam akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia. Ini sejalan dengan visi pendidikan Islam yang holistik,” tuturnya.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Melalui keterlibatan dosen STAI Sangatta dalam kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda, diharapkan terjadi sinergi positif antara lembaga pendidikan tinggi dan lembaga pendidikan dasar Islam di daerah.

Kepala SMPIT Daarussalaam, Syahril Sasmita, S.S., menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran para dosen dari STAI Sangatta Kutai Timur.
“Kehadiran para akademisi sebagai juri memberikan nilai tambah dan memperkuat kualitas kegiatan kami. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan pengumuman para pemenang lomba serta penyerahan hadiah berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan. Seluruh peserta tampak antusias dan bersemangat, menjadikan Early Years Darsa Islamic Festival tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter dan dakwah bagi generasi muda.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen STAI Sangatta Kutai Timur dalam memperluas peran sosial dan keagamaan dosen melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang inspiratif dan bernilai edukatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *