Sangatta – Dua dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta tampil sebagai presenter dalam Seminar Nasional Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda yang mengangkat tema “Membangun Ekosistem Pendidikan Inklusif dan Multikultural sebagai Pilar Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ilmiah nasional ini dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.
Dua dosen STAI Sangatta yang menjadi presenter pada forum akademik tersebut adalah Anggra Prima dan Ramdanil Mubarok. Keduanya mempresentasikan gagasan dan hasil kajian ilmiah yang relevan dengan isu strategis pendidikan nasional, khususnya terkait penguatan ekosistem pendidikan inklusif dan multikultural dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Seminar nasional ini diselenggarakan oleh Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Mulawarman Samarinda dan diikuti oleh akademisi, peneliti, mahasiswa pascasarjana, serta praktisi pendidikan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia dan Koordinator Program Studi Prof. Widiyatmike, dilanjutkan dengan sesi seminar utama yang menghadirkan narasumber Utama Prof. Dedy Achmad Kurniady dari Universitas Pendidikan Indonesia.
Setelah pembukaan dan sesi pleno, rangkaian kegiatan seminar dilanjutkan dengan parallel session. Pada sesi ini, para presenter memaparkan makalah ilmiah mereka secara lebih mendalam dalam forum diskusi tematik yang dilaksanakan di gedung utama dan ruang zoom. Dalam sesi tersebut, Anggra Prima dan Ramdanil Mubarok memaparkan materinya dan bertukar gagasan mengenai tantangan dan peluang pengembangan pendidikan inklusif dan multikultural di Indonesia.
Partisipasi dosen STAI Sangatta dalam seminar nasional ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam mendorong budaya akademik, penguatan riset, serta kontribusi pemikiran terhadap isu-isu strategis pendidikan nasional. Kehadiran dan kontribusi aktif dosen dalam forum ilmiah nasional diharapkan dapat memperluas jejaring akademik serta meningkatkan reputasi STAI Sangatta di tingkat regional maupun nasional.
Melalui keikutsertaan dalam seminar ini, STAI Sangatta menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang terus berupaya berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang inklusif, berkeadilan, dan berwawasan multikultural demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.